Selasa, 19 Juni 2012

MARKIDOR



Markidor, Mari Kita Donor.

Hahaha. Maksa. Bodoamat.

Jadi, kemarin jumat nih ceritanya saya habis donor darah di PMI Surabaya di Jalan Embong Ploso.

Kenapa saya mau bersakit-sakit ria dengan menyedot sekantong “es teh jumbo” darah segar saya? Karena sesungguhnya, konon, donor darah punya beberapa manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Kamis, 03 Mei 2012

Mengenai Ikhlas

Beberapa waktu yang lalu saya sedang berbincang-bincang dengan salah seorang kawan saya.
Entah kenapa, tiba-tiba kami membicarakan tentang ikhlas.
Keikhlasan.
Dia bertanya: "Gimana ikhlas itu?"

nothing 1

membersihkan hal-hal yang layak dibersihkan kadang menyebalkan.
menyingkirkan sesuatu yang terlanjur merekat tak semudah melepas tangan yang menjabat.

hei, bukankah debu-debu tumbuh bersama waktu?
tapi waktu tak akan mampu membuatnya luruh.

selamat tinggal debu.
aku sudah membersihkanmu dari mejaku.



Selasa, 17 April 2012

Lennaert Maes


Kemarin aku berkesempatan lihat konsernya. Semacam refreshing sejenak dari dunia perskripsian yang tak kunjung usai.

Lennaert Maes adalah seorang musisi yang berasal dari Belgia. Selain penulis lagu, dia juga pemain kabaret dan pernah memeroleh sebuah penghargaan di festival kabaret Leiden, salah satu festival humor terbesar di Belanda.

Lennaert sedang tur keliling Indonesia. Kata poster, selain di Surabaya, dia juga konser di Auditorium Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia, Kampus Unika Soegijapranata Semarang dan Lembaga Indonesia Perancis di Yogyakarta.

Tujuan turnya? Allahu a’lam, aku juga nggak tau.

Jadi ceritanya, beberapa waktu yang lalu, ada temen yang punya dua tiket konsernya si Lennaert (susah banget ya namanya), tapi dia nggak bisa karena ada urusan keluar kota, jadi tiketnya dikasih ke aku, satunya ke temenku.

Senin, 16 April 2012

Pikirkan

Karena takdir pun juga dicampuri pilihan.

Mau meneruskan perjalanan atau berhenti.
Mau belok ke kanan atau ke kiri.

Sebagai manusia biasa, kita memang dituntut untuk selalu bijak dalam menyikapi segala yang ada.
Namun faktanya? Tentu tak semudah kata-kata.

Tapi tetaplah percaya pada janji-Nya:

“Dan bersabarlah, Karena Sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.”




*lanjut ketik-ketik skripsi*

Lokasi: salah satu pojok ruang baca fakultas.

Nasehat


semua orang punya jalannya sendiri. tidak perlu iri. ya?

aku,

kamu,

kita,

bisa hebat dengan cara masing-masing.




Selasa, 10 April 2012

Denda

Kira-kira sekarang suasananya gini:
Diluar masih panas padahal adzan ashar sudah berkumandang setengah jam yang lalu.
Ruang baca fakultas mulai sepi.
Duduk di salah satu bangku di antara rak skripsi.
Sendirian dengerin "New Bossa".
Sudah bosen mikirin skripsi.
Akhirnya mengingat kejadian tadi siang di perpustakaan pusat.
Siang-siang jalan kaki dibawah terik matahari, nyampe tempat pengembalian buku dengan berkeringat.

Aku: "Mau balikin Mbak"
Mbak Penjaga: "Telat ya"
Aku: "Denda berapa?"
(menurut perhitungan ku harusnya bayar Rp 6.000, karena perhari denda Rp 500)
Mbak Penjaga: "Gratis, mbak" *pasang muka baik*
Aku: "Hah? Kok bisa? Kenapa gratis?" *gak terima*
Mbak Penjaga: "Iya gratis, karena perpustakaan lagi ulang tahun jadi yang kena denda digratiskan."
Aku: *pasang senyum paling manis*

Jalan ke kantin makan nasi campur pake uang jatah bayar denda.
Laaalaalaa...
Ga kena denda..

Oke, sekian cerita super random sore ini.
*buka bab IV*

...aku

Foto saya
Gresik, Jawa Timur, Indonesia
ex-mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga