Kamis, 19 Juli 2012

Reminiscing that Farewell Vacation



Tiba-tiba mengingat liburan ke Kota Batu, dulu.
Bareng dua kawan kuliah saya: Meitta dan Nyanya.
Tiba-tiba kangen merekaa :*
Biasanya aku manggil Nyanya "Anyong" dia manggil aku "Ucong", kalo manggil Meitta "Metong" dan dia manggil "Sucong". Konyolnya, kami biasa manggil kami "Bencong-Gentong-Monyong". Candaan absurd. Suwer! 

Aslinya aku merasa agak malas menuliskannya, tapi sepertinya demi memperbaiki kemampuan menulisku yang payah, akhirnya aku memulai untuk menuliskannya. Asal aja nulis, toh ini blog rahasia. Hahaha :D

Rabu, 18 Juli 2012

A Glimpse of Beautiful Sempu

This is it! Pulau Sempu

Cita-cita saya nomer 52: “Mendatangi Pulau Sempu” resmi tercoret dari daftar 100 impian tadi malam. Hahhayess!

Akhirnya, sabtu tanggal 14 juli 2012 kemarin, saya berhasil menjejakkan kaki di Pulau Sempu, salah satu tempat wisata yang terlihat begitu menggoda di album facebook teman-teman saya yang sudah pernah kesana.

Selasa, 19 Juni 2012

MARKIDOR



Markidor, Mari Kita Donor.

Hahaha. Maksa. Bodoamat.

Jadi, kemarin jumat nih ceritanya saya habis donor darah di PMI Surabaya di Jalan Embong Ploso.

Kenapa saya mau bersakit-sakit ria dengan menyedot sekantong “es teh jumbo” darah segar saya? Karena sesungguhnya, konon, donor darah punya beberapa manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Kamis, 03 Mei 2012

Mengenai Ikhlas

Beberapa waktu yang lalu saya sedang berbincang-bincang dengan salah seorang kawan saya.
Entah kenapa, tiba-tiba kami membicarakan tentang ikhlas.
Keikhlasan.
Dia bertanya: "Gimana ikhlas itu?"

nothing 1

membersihkan hal-hal yang layak dibersihkan kadang menyebalkan.
menyingkirkan sesuatu yang terlanjur merekat tak semudah melepas tangan yang menjabat.

hei, bukankah debu-debu tumbuh bersama waktu?
tapi waktu tak akan mampu membuatnya luruh.

selamat tinggal debu.
aku sudah membersihkanmu dari mejaku.



Selasa, 17 April 2012

Lennaert Maes


Kemarin aku berkesempatan lihat konsernya. Semacam refreshing sejenak dari dunia perskripsian yang tak kunjung usai.

Lennaert Maes adalah seorang musisi yang berasal dari Belgia. Selain penulis lagu, dia juga pemain kabaret dan pernah memeroleh sebuah penghargaan di festival kabaret Leiden, salah satu festival humor terbesar di Belanda.

Lennaert sedang tur keliling Indonesia. Kata poster, selain di Surabaya, dia juga konser di Auditorium Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia, Kampus Unika Soegijapranata Semarang dan Lembaga Indonesia Perancis di Yogyakarta.

Tujuan turnya? Allahu a’lam, aku juga nggak tau.

Jadi ceritanya, beberapa waktu yang lalu, ada temen yang punya dua tiket konsernya si Lennaert (susah banget ya namanya), tapi dia nggak bisa karena ada urusan keluar kota, jadi tiketnya dikasih ke aku, satunya ke temenku.

Senin, 16 April 2012

Pikirkan

Karena takdir pun juga dicampuri pilihan.

Mau meneruskan perjalanan atau berhenti.
Mau belok ke kanan atau ke kiri.

Sebagai manusia biasa, kita memang dituntut untuk selalu bijak dalam menyikapi segala yang ada.
Namun faktanya? Tentu tak semudah kata-kata.

Tapi tetaplah percaya pada janji-Nya:

“Dan bersabarlah, Karena Sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.”




*lanjut ketik-ketik skripsi*

Lokasi: salah satu pojok ruang baca fakultas.

...aku

Foto saya
Gresik, Jawa Timur, Indonesia
ex-mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga